Senin, 03 Juni 2013

Kuliah... oh Kuliah...


         Malam ini saya membuat tulisan ini akibat dari kemalasan saya dalam seminggu ini. Biasanya, di penghujung weekend ini hampir banyak orang menghabiskan waktunya untuk bersenang-senang dan rileks.  
Namun, saya malah berkutat didepan laptop untuk mengerjakan banyak tugas dan dedlinenya minggu ini. Ya! besok saya harus menyelesaikan tugas-tugas tersebut. Ada lima mata kuliah yang saya harus kerjakan tugas-tugasnya yaitu laporan praktikum, buku, dan makalah-makalah yang menumpuk, tugas dari jurusan saya itu tidak ada habisnya seperti istilah “Mati Satu Tumbuh Seribu”, tugas dari kepanitiaan dan tugas saya untuk besok adalah membuat proposal. *Eng-ing-eng* Dan saya masih cukup berleha-leha untuk semua itu.
       Memang jadwal kuliah saya sangat banyak, terlebih saya mengikuti banyak kegiatan dikampus. Sampai saat ini saya masih bisa survive atas segala macam kegiatan yang saya ikuti. Saya harus tanggung jawab atas semua itu dan juga nilai-nilai mata kuliah saya. Saya berharap mendapatkan hasil yang memuaskan di akhir semester nanti sebagai hasil evaluasi terhadap diri saya. Banyak orang yang sering ketakutan tidak bisa membagi waktu antara kuliah dan kegiatan-kegiatan dikampus dan/atau diluar kampus. Mereka yang tidak bisa mendapatkan IP yang mereka inginkan akhirnya menyalahkan kegiatan-kegiatan yang mereka ikuti. Mereka men-judge kalau kegiatanlah yang membuat IP mereka tidak bisa seperti apa yang mereka harapkan. Menurutku kalau sebenarnya yang membuat IP tidak semaksimal yang kita harapkan bukan dari pengaruh berapa banyak jumlah kegiatan yang diikuti tapi berapa tinggikah tingkat kemalasan kita untuk mengerjakan tugas-tugas kuliah. Kita mempunyai waktu 24 jam dimana kalau kita bisa membagi waktunya dengan benar, apapun kegiatan yang kita lakukan bisa optimal. Saya pun berpikir sedemikian rupa. Teman saya yang tidak memiliki waktu sepadat kegiatan yang saya ikuti hampir setiap hari tidur jam 1 pagi.
      Namun, saya yang memiliki jadwal kuliah dan kegiatan yang padat masih bisa tidur jam 8 malam atau misalkan baru pulang jam 10 malam atau mengerjakan tugas ya jam 11 malamnya saya sudah tidur dan bangun jam 5 pagi. Untuk tugas-tugas saya memiliki waktu sendiri untuk mengerjakannya seharian nonstop. Malah waktu bermain yang saya punya dengan teman saya yang hanya kuliah pulang masih banyakan saya karena saya mengerjakan semua kegiatan yang saya lakukan dengan senang hati jadi tidak ada perasaan tertekan. Mengeluh sih pernah tapi tetap progress jalan terus. Memang resiko untuk aktif dalam berbagai hal membutuhkan pengorbanan. Kalau saya pribadi Cuma dua pilihannya, korbankan waktu tidur atau waktu main karena saya tidak akan mengorbankan kuliah atau kegiatan-kegiatan saya. Kalau kamu?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar